waktu

WAKTU
Oleh : Furqon Nur Karim

“Kring….Kring…Kring…”
Suara jam beker yang sebenarnya sudah berbunyi dari satu jam yang lalu baru saja aku matikan. “Waaduh… sudah setengah enam” gumamku. Sebentar lagi matahari terbit dan aku belum sholat shubuh, ditambah lagi PR matematika sekolahan yang belum aku kerjakan kemarin, bisakah pagi ini aku selesaikan. Teringat wajah galaknya guru matematika di sekolahan, mungkinkah hari ini aku bolos sekolah?
Hai teman-teman surgaku adakah diantara kalian yang pernah mengalami kejadian yang serupa seperti kisah diatas. Ataukah kejadian seperti itu sering kalian alami? Kalau kita sering menunda-nunda pekerjaan, ya akhirnya gitulah, semua dikerjakan pas waktu mendekati habis. Siapa yang rugi kalo gitu? Kan kita sendiri to? Pekerjaan tidak selesai, sholat di akhir waktu, belum nanti di sekolah kita di marah-marahi sama bapak atau ibu guru. Nah itu resiko bagi kita yang sering menunda-nunda pekerjaan.
Oleh karenanya ayolah teman-teman surgaku, kita perbaiki kualitas hidup kita, dengan selalu menggunakan waktu yang telah Allah berikan kepada kita agar kita pergunakan sebaik-baiknya. Jangan sampai waktu terlewat sedetikpun tanpa aktifitas dunia akhirat. Karena waktu itu nanti akan dimintai pertanggung jawaban lo… apakah diiisi dengan kebaikan ataukah disia-siakan.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-‘Ashr ayat 1-3 yang artinya :
1. Demi waktu Ashar
2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian
3. Kecuali orang yang beriman dan beramal sholih serta berwasiat dalam perkara haq dan berwasiat dalam kesabaran
Di surat itu dinyatakan bahwa manusia itu dalam keadaan merugi, kecuali siapa? Dialah orang yang beriman. Sekarang pertanyaannya apakah kita termasuk orang yang beriman. Orang yang mengimani hari kiamat nanti, yaitu hari yang akan diminta pertanggung jawaban kita untuk apa waktu kita gunakan selama hidup di dunia yang sekali ini, untuk kebaikankah atau justru untuk kemaksiatan. Namun di ayat itu juga diterangkan lo agar kita juga beramal sholih, kalau tidak berarti kita juga termasuk orang yang rugi. Coba kita hitung-hitung, sehari ini waktu yang kita gunakan untuk kebaikan, dengan waktu yang kita gunakan untuk sesuatu yang tiada guna banyakan mana?
Pernahkah teman-teman surgaku ini mengatur waktu dari bangun tidur sampai tidur kembali, aktifitas apa yang kita kerjakan sehari besok? Kalau belum, ayolah kita atur kita manajemen hidup kita, agar di kehidupan mendatang kita menjadi pribadi yang sukses dunia akhirat.
Sekian dulu ya tulisan saya, kita sambung esok hari, insyaAllah. Semoga kita dikumpulkan di surga-
Nya nanti

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.